Mencari Asa, Menunggu Senja

Aku masih saja mencoba mengingatmu di jejak waktu pada sore ini. Meski kau hanya melempar tawa sunyi di penghujung senja. Ditemani matahari yang kian menghilang dan para pekerja yang menuju arah pulang.

Masihkah kau mencari harapan yang tak ada pemiliknya? Yang selalu kau pendam dalam lirihnya  sebuah kata cinta? Atau kau lebih mencintai fana?

Tahukah kau? Aku masih saja mencari puncak tertinggi pada setiap bukit yang ku naiki. Dan ujung jalan setiap ku berlari. Serta tempat bersembunyi matahari tiap penghujung hari.

Tahukah kau wahai pencuri asa?
Cintaku tidak sama sekali mengenal lelah di akhir masa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s