Riuh Tapi Sepi

Selamat datang di keterasingan

Siapa yang membatas maka dia yang berjarak

Ketika bermain dengan bias maka bersiap pula dengan gelap terang

Apa yang menjadi kegelisahan selain menjadi pesakitan

Terbuang dari sesamanya berebut ruang gerak

Unjuk kecerdikan dengan jalan pintas

Menikam sesama bukan jadi hal yang tabu

Membusungkan dada saat yang lain jatuh terhina

Oh…indahnya hidup ini begitu riuh namun sepi

Re-interpretasi teks yang terucap dari seorang kakak saat bercerita pada adiknya yang bertanya tentang makna kejenuhan, pelarian, dan kesepian.

Laswi, 01.30 saat menepi pada kesunyian.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s