Meramu Sendu Dengan Lagu, Mengecap Rasa Dalam Nada

foto : diyphotography.net

Apa yang tidak lebih menyenangkan dari sepertiga akhir malam. Hening, menjelang petualangan pulang menuju dinding-dinding ruang tenang. Meraba sunyi, sambil meratap hari yang baru saja terlewati dalam letih yang menghampiri. Ada kalanya waktu-waktu tersebut berbuah sendu yang teramu dalam lagu, yang dapat dicecap rasanya dalam nada dan frasa. Ikhwal cinta kadang memang terlalu remeh-temeh untuk di bicarakan. Meski terkadang menghasilkan kepedihan yang tak berkesudahan, pun air mata yang berkelindan bagi siapa pun yang penasaran untuk merasakan.

Ada harap yang berbisik di balik larik-larik yang menarik. Ada pula kebencian di setiap pengandaian yang mengalun. Berikut adalah daftar putar lagu yang paling sering menjadi teman saya melamun, menunggu hujan di sepertiga ujung malam sebelum doa-doa terkabul..

The Radio Dept – Lost And Found

But where you are going I cannot follow / I know you hate this / But I hold on
To this life that I embrace / Despite amusements that I chase
So I’ll see you some day / I’ll see you some day, see you some day

Besarnya harapan belum tentu sesuai dengan hasil akhir, bukan?  Sudahlah..

M83 – Wait

Lagu ini merupakan bagian dari album mereka ‘Hurry Up, We’re Dreaming’ yang merupakan sebuah episode final dari trilogi proyek kolaborasi mereka bersama Fleur & Manu (Sebastien Tellier dan Bag Raiders) yang sudah berlasung sejak 2012 silam.  Entah kenapa saya selalu sulit berkata buruk pada proyek mereka baik lagu ataupun video clip yang kedua kolaborator tersebut hasilkan. Lagu ini salah satu yang paling favorit di antara banyak lagu favorit mereka lainnya.

There’s no end / There is no goodbye / Disappear / With the night

Dan  kata ‘No time’ yang berulang-ulang selalu sukses memberikan keresahan lainnya saat menunggu pagi.

Slowdive – Crazy For You

Crazy For you, no caption needed….

 Cigarette After Sex  – Affection

Pernah menyayangi, memberi perhatian pada seseorang dengan cara kalian sendiri, namun yang bersangkutan tidak menyadarinya? Ini soundtracknya…

It’s affection alwas / You’re gonna see it someday

/ My attention’s on you / Even if it’s not what you need

 Ary Juliyant – Cintamu Cintaku

Ini salah satu lagu berbahsa indonesia paling indah bagi saya. Pencipta liriknya adalah Muktimukti yang merupakan salah satu penyanyi balada cutting edge yang cukup legendaris. Namun saya lebih suka versi yang di nyanyikan oleh Ary Juliyant, yang juga salah satu penyanyi balada terbaik yang indonesia miliki. Keduanya bersahabat dan sering mengadakan pagelaran bersama, termasuk ‘akustikan’ sore sembari menikmati secangkir-dua-cangkir kopi bersama para pewarta di salah satu tongkrongan di Bandung.

Cintamu, cintaku / Sepasang sayap / Kita terbang menggapai langit

Cintamu, cintaku / Melukis indahnya / Di taman mawar / Semerbak wangi kehidupan

Cinta tak akan membuat kita mengeluh / Walau karenanya jatuh air mataku, air matamu

 Muktimukti – Aku Hanya Ingin

(Masih) menanggung rasa rindu pada orang yang pernah hadir dan mengisi hari-hari dalam hidup kita adalah keniscayaan. Tak perlu pura-pura selama tak kembali mengulang asa, dan memaksa.

Aku hanya ingin merindukan mu / Seperti saat menangis

/ Meraba malam pencarian / Segala jumpa

Aku ingin menyusuri bentang waktu / Dan menemukan rasa yang pernah terasa  

Advertisements

One thought on “Meramu Sendu Dengan Lagu, Mengecap Rasa Dalam Nada

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s